Puisi

Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:58 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi (Pixabay)

Ilustrasi (Pixabay)

Senja di Batas Kota, Antologi Sajak Hardy Sungkang

Senja di Batas Kota

Sepertinya senyuman mereka tak lagi kusaksikan
Hanyalah senja dan aroma tubuhnya saja yang sempat kucium
Wajah anggun yang pernah singgah di lubuk hati ini
Kini sirna hampir pergi bersama senja di batas kota

Kota dingin nan menggigil kini jadi saksi
Tempat persinggahan cinta dan air mata
Tempat mengadu rasa dan marah
Di situ, tempat yang jadi saksi

Senja hampir saja pergi
Melepaskan sepi dan rindu
Meramu sanjungan cinta yang pernah ada
Senja dan visinya adalah saksi

Tentang Mereka

Mereka dipilih bukan dipanggil
Dari bisingan kritik dan fitnah
Mereka dilirik dari sudut terlatih
Tentang di mana mereka bersaksi

Satu di antara mereka adalah raja
Dua di antara mereka adalah kesatuan
Tentang bineka dan isinya
Tentang satu dan maknanya

Mereka di pilah dari beribu kisah Tentang kawan dan lawan
Untuk bangsa dan tercecernya
Untuk jiwa dan kemapanannya.

Ruteng, 23/10/19

Karya: Hardi Sungkang

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya
x